LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG– Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandar Lampung mencatat tahun ini realisasi pendapatan empat jenis pajak tahun 2023 meningkat Rp13,6 miliar. Keempat pajak ialah hotel, hiburan, reklame, dan restoran.
Kepala BPPRD Bandar Lampung, Dedeh Ernawati, melalui Kepala Bidang Pajak, Andre Setiawan mengatakan, retribusi 10 jenis pajak daerah tahun 2023 ini dari target Rp520 miliar.
“Dari jumlah itu per 19 Mei telah terealisasi Rp1,83 miliar atau 35 persen dari ditargetkan,” ujar Andre Setiawan di ruang kerjanya, Senin (22/5/2023).
Tapi, kata ia, penerimaan pajak pada hotel, hiburan, reklame, dan restoran sudah mencapai Rp78,8 miliar atau 43 persen dari target Rp184 miliar.
“Tahun ini dari 4 jenis pajak itu melonjak Rp13,6 miliar berbanding realisasi tahun sebelumnya,” ungkapnya.
Sementara, kata ia lagi, total target pendapatan asli daerah tahun ini masih sama dari tahun 2022, yaitu Rp800 miliar.
Guna mencapai target itu, pihaknya juga telah berupaya meningkatkan pengawasan, baik sudah memakai maupun belum memakai tapping box.
“Selain itu, kami juga intens menagih pajak dan terus menjalankan stikerisasi kepada wajib pajak nakal,” jelasnya.
Pejabat Fungsional Analis Keuangan Pusat dan Daerah di BPPRD Bandar Lampung, Ferry Budiman menambahkan, pihaknya telah memasang 651 tapping box pada tempat-tempat usaha.
“Tapping box per hari ini sudah dipasang 651 unit dari total 700 alat,” katanya.
Namun, jelas ia, dari total itu sebanyak 50 khusus tapping box itu khusus untuk reklame tapi saat ini sedang proses pendataan. Hasil pendataan itu baru bisa diproses pemasangan alatnya.
Ferry mengaku, hingga saat ini belum ada wajib pajak mencopot perangkat tapping box.
Hanya saja kata ia, mereka kadang dengan sengaja tak menggunakannya, yaitu dengan menambah kasir atau memanipulasi database. Jika mereka tak menggunakan alat ini, struk pasti tak ada dalam data tapping box pihaknya.
“Untuk mengatasi hal itu, kami secara berkala mengawasi langsung secara random,” pungkasnya.









