Resmikan Masjid Al-Azhar, Eva: Kontribusi Masyarakat Patut Diapresiasi

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meresmikan Masjid Al-Azhar, yang berada di Kelurahan Susunan Baru, Kecamatan Tanjung Karang Barat Kota bandar Lampung, Kamis (11/11).

Dalam kegiatan tersebut, Eva Dwiana mengucapkan selamat kepada masyarakat khususnya masyarakat susunan baru atas diresmikannya masjid Al-Azhar tersebut.

“Alhamdulillah atas nama Pemerintah Kota Bandar Lampung, bunda ucapkan selamat kepada masyarakat susunan baru yang dimana awal semula mushola sekarang sudah menjadi masjid,” ujar Eva Dwiana.

Lanjutnya, kontribusi dari masyarakat untuk pembangunan masjid Al-Azhar ini patut diapresiasi. Karena pasalnya, pembangunan masjid ini dilakukan dengan cara swadaya masyarakat setempat.

“Mudah-mudahan dengan kontribusi masyarakat, ini cukup mengharukan, apalagi tadi terkumpul sampai 800 juta, sangat luar biasa,” katanya.

Kemudian, ia juga mengatakan bahwa kepada masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda untuk senantiasa menjaga dan memelihara kebersihan serta keasrian masjid Al-Azhar agar memberikan kenyamanan dan keamanan bagi yang melaksanakan ibadah di masjid tersebut.

“Jadikanlah rumah ibadah ini sebagai tempat untuk silaturahmi sesama muslim, bunda berharap kepada tokoh-tokoh agama disini kita harus menjaga bersama masjid ini untuk digunakan sebagai tempat beribadah 5 waktu maupun kegiatan agama islam lainnya,” imbaunya.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan bantuan uang tunai senilai 50 juta rupiah untuk masjid tesebut.

“Bunda bantu 50 juta untuk membangun menara dan kamar mandi masjid Al-Azhar ini,” katanya dia.

Sementara, Pengurus Masjid Al-Azhar, M. Taufik mengatakan bahwa, masjid Al-Azhar sebelumnya adalah mushola yang bernama Al-Ikhlas yang kemudian di bangun menjadi masjid.

“Pembangunan tersebut berasal dari swadaya masyarakat yang menghabiskan 900 juta. Dulunya mushola dan sekarang menjadi masjid dan sudah kami ajukan kepada Kemenag yang tadi namanya Al-Ikhlas sekarang menjadi Al-Azhar. Kami musyawarah mengumpulkan tokoh agama, masyarakat dan tokoh pemuda untuk mengubah namanya menjadi Al-Azhar,” tandasnya.

  • Bagikan