Sekdis Perikanan Tubaba Akui Kolam Balai Benih Ikan Marga Kencana Sengaja Diterbengkalaikan

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, TULANG BAWANG BARAT -Seketaris Dinas perikanan kabupaten Tulang Bawang Barat akui Soal lokasi Tempat Balai Benih Ikan (BBI) Tiyuh marga kencana kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU) tidak pernah di rawat.

Resman seketaris Dinas perikanan kabupaten Tubaba membeberkan bahwa kerusakan sebanyak 7 kolam BBI tersebut selama ini dibiarkan belum pernah dirawat.

” Selama saya menjabat sebagai seketaris Dinas perikanan kolam itu tidak pernah dirawat, kalau ada kerusakan namanya enggak ada perawatan,” ujar resman kepada awak media pada senin (5/2/2024).

Saat ditanya soal anggaran pemeliharaan kolam BBI tersebut Resman enggan berkomentar dirinya beralasan ada agenda pertemuan di pemda Tubaba.

“Saya ada agenda pertemuan
di pemda mohon maaf tidak bisa lama, kalau bangunan kolam itu rencana kita mau di ajukan dibuat dari bahan karpet tambak agar lebih kuat dan awet bisa bertahan lama,” kata resman.

Seketaris Dinas perikanan, Tubaba juga menyarankan awak media untuk berkoordinasi langsung kepada kepala bidang (kabid).

“Kepala bidang (kabid) budidaya ikan Dinas perikanan kabupaten Tubaba beliaulah yang membidangi urusan BBI marga kencana dan kelurahan mulya asri,” tutupnya.

Sementara diberitakan sebelumnya Balai Benih Ikan Peninggalan Mantan Bupati Tubaba Umar Ahmad Terbangkalai.

Menelan Anggaran ratusan juta pemeliharaan sebanyak tujuh
kolam Tempat pemijahan Benih Bibit Ikan (BBI) Tiyuh Margo Kencana, kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU) milik Dinas perikanan kabupaten Tulang Bawang Barat provinsi Lampung diduga terbangkalai dipenuhi rumput tidak berpungsi.

Berdasarkan pantauan awak
media pada kamis (1/2/2023) sekira pukul 10.00.WIB dilokasi terdapat Tujuh kolam BBI milik dinas perikanan tersebut terkesan mubasir selain mengalami kerusakan pecah di beberapa sudut tidak terisi Air tidak berpungsi.

Meyikapi persolan tersebut mengundang reaksi Warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya meminta Firsada penjabat (PJ) Bupati kabupaten tubaba untuk mengambil sikap tegas.

“Harusnya ada sikap tegas PJ bupati Tubaba kerusakan Kolam ini diperbaiki kemudian dipungsikan jadi tempat pemijahan benih bibit ikan (BBI) untuk memenuhi kebutuhan kelompok masyarakat pelaku budidaya ikan tawar,” harap warga.

Menurut warga setempat Kolam BBI tersebut merupakan salah satu program unggulan pemerintah Daerah tubaba dimassa kepemimpinan Bupati Tubaba Ir.H. Umar Ahmad.Sp.

“Semasa bupati Tubaba bapak umar ahmad tempat BBI itu masih di pungsikan bahkan sangat memberikan asaz manfaat dirasakan kelompok pelaku budidaya ikan dan menghasilkan berbagai jenis bibit ikan Air tawar kala itu,” ujar warga.

Warga juga meminta pihak terkait untuk melakukan penelusuran Anggaran Ratusan Juta setiap tahun yang di gelontorkan oleh pemerintah daerah pada dinas perikanan setempat.

” Aparat penegak Hukum (APH) dan inspektorat Tubaba harus bertindak audit anggaran setiap tahun, agar BBI itu bisa dipungsikan kembali,” tukasnya.

Sementara hingga berita ini diterbitkan Kepala bidang (kabid) budidaya ikan Dinas perikanan kabupaten tubaba belum berhasil dimintai keterangan

saat awak media berupaya hendak komfirmasi yang bersangkutan Setyono Jati Utomo menurut keterangan Beberapa ASN Dinas Perikanan jarang ngantor.

  • Bagikan