SMK Pelita Pesawaran Sukses Gelar Seribu Vaksinasi Pelajar Tahap II

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, PESAWARAN- Komitmen laksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), SMK Pelita Pesawaran sukses gelar seribu vaksinasi pelajar tahap II.

Agar lebih tertib dan kondusif Dinas Kesehatan pun menerjunkan 25 orang tenaga kesehatan (Nakes). Kepala Puskesmas GedongTataan dr. Imelda Carolin mengatakan, dimulai pada pukul 08.00 wib vaksinas pelajar tahap II ini dilaksanakan di dua lokasi, yaitu ruang kelas serta halaman sekolah.

dr. Imelda Caroline mengatakan, vaksinasi kali ini sebanyak 886 siswa/i , dengan tim vaksinator 25 orang.

“Pada hari ini kita melakukan Vaksinasi sejumlah 886 Siswa/i, dengan tim Vaksinator berjumlah 25 orang. Titik vaksinasinya di dua tempat sehingga lebih kondusif dan lebih tertib,” ujar dr. Imelda Caroline saat meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di SMK Pelita Pesawaran, Senin (18/10).

dr. Imelda Caroline pun mengapresiasi langkah SMK Pelita Pesawaran melaksanakan vaksinasi palajar tersebut. menurutnya, SMK Pelita Pesawaran turut mendukung Pemda Pesawaran dalam palaksanakan vaksinasi, dengan telah divaksin seluruh siswa/i nya,

“Ya vaksin sinovak. Vaksinasi pada pelajar dibutuhkan agar pembelajaran tatapa muka lebih baik lagi. Kedepan kita berharap kedepan setiap hari sebelum pandemi Siswa dapat belajar di kelas,” terangnya.

Sementara itu, Waka Bidang Sarpras SMK Pelita Azwar Amin,S,E menjelaskan, dari 887 orang siswa/i, Dinas Kesehatan menyiapkan 1000 Vaksin tahap II untuk Siswa/i SMK Muhammadiyah Gedongtataan,

“Ditambah dengan SMK Muhammadiyah dan juga Warga sekitar yang di vaksin. Untuk pelaksanaan vaksin sendiri, siswa/i yang datang kami beri sarapan berupa roti dan air meneral,kemudian kami arahkan keruang kelas sambil menunggu giliran di vakasin,tujuannya agar tidak ada penumpukan,” katanya.

Usai pelaksanaan Vaksinasi, dirinya berharap agar kegiatan belajar lebih dapat maksimal,

“Kalau kemaren kami melaksanakan secara terbatas yaitu 50 persen, mudah-mudahan dengan adanya vaksin tahap kedua ini, bagian dari wajib kegiatan Belajar mengajar (KBM),” pungkasny.

  • Bagikan