Solar Langka, Sembako Merangkak Naik

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG- Terkait kenaikan bahan pangan di pasar tradisional menjelang Ramadhan, I Kadek Sumartha Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung menilai penyebab nya ialah langkanya bahan bakar solar.

“Salah satu faktornya adalah solar. Karena kalau distribusi lancar, hanya saja langkanya solar jadi yang menunggu solar ini sulit kadang sampai 2 hari. Sehingga hasil pertanian 9 pokok yang masuk biaya nya juga meningkat, sehingga ini menyebabkan harga naik,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung, I Kadek Sumartha, saat diwawancarai, Jumat (25/3).

Selanjutnya, selain langkanya bahan bakar. Harga bahan pokok naik juga disebabkan oleh daya beli masyarakat yang semakin meningkat menjelang di Ramadhan terlebih jelang hari raya Idulfitri, karena kemampuan masyarakat juga yang meningkat.

“Tapi bukan hanya banyaknya permintaan. Penurunan permintaan juga bisa menyebabkan kenaikan harga, karena pangan kan produk yang mudah rusak, sehingga dinaikkan harga untuk mengcover bahan pokok yang mengalami kerusakan tadi agar tidak terjadi kelangkaan. Akan tetapi, kenaikan harga ini hampir rata di semua daerah, dan secara nasional semua komoditas bahan pokok pada naik,” katanya.

Dalam hal tersebut, Pemkot selalu berusaha untuk menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga pangan di masyarakat dengan memastikan tidak adanya penimbunan barang.

“Kita dalam waktu dekat akan mengecek komuditi 9 bahan pokok yang naik. Lalu untuk menjaga kesetabilan harga, kita bisa meminimalisir dengan melakukan pasar murah nanti saat jelang Ramadhan, saat Ramadhan terus jelang lebaran dan pasca lebaran,” katanya.

Kemudian, hal tersebut sesuai dengan perintah walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, dalam rangka mengurangi beban dan keamanan masyarakat dalam hal mengonsumsi jelang Ramadhan.

“Tapi intinya kita akan selalu melakukan pengecekan untuk stabilitas harga, distribusi dan ketersediaan pangan. Saat Ramadan kita juga akan mengecek keamanan pangan di pedagang takjil, agar masyarakat juga aman,” tandasnya.

  • Bagikan