LAMPUNGONE.CO,BANDAR LAMPUNG- Kepala Dinas Pangan Kota Bandar Lampung Kadek Sumartha mengatakan bahwa Stok Pangan selama Nataru di Kota Bandar Lampung sudah mencukupi.
Hal tersebut disampaikan saat di wawancarai di Kantor Kelurahan Sumber Agung. Beliau mengatakan bahwa Stok Pangan semua mencukupi dikarenakan selalu berkoordinasi dengan Bulog. Rabu (15/11).
“Kalau stok pangan semua mencukupi karena kita selalu koordinasi dengan Bulog, dan dari hampir 14 jenis item komoditi semua mencukupi. Cuma, ada beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga, Contohnya ia lah sudah beberapa bulan ini minyak goreng naik dan juga cabai,” ujar Kadek.
Lanjutnya, Kemarin Kota Bandar Lampung sudah mendapatkan siraman pasar murah yakni minyak goreng senilai 14ribu di pasar Wayhalim dan selain hari kemarin, hari ini juga ada.
Kadek Sumartha juga menjelaskan bahwa selain minyak goreng yang naik, ada cabai juga yang naik harganya. Hal tersebut bukan karena cabai tidak ada akan tetapi karena keterbatasan masalah Distribusi dari Kabupaten.
“Sekarang ini musim hujan, sehingga distribusi agak terlambat, baik di petani ataupun untuk keluar daerah khususnya luar jawa. untuk Kabupaten penyangga memang belum panen raya, dan permintaan mulai tinggi, dan kalau yang lain-lain seperti telur itu kenaikan rata-rata cuma 500 per kg dan kalau beras masih stabil. Dan kita akan mengecek kegudah-gudang agar tidak terjadi penimbunan,” jelasnya.
Kemudian, untuk harga ikan laut yang melonjak naik, Kadek mengatakan bahwa dikarenakan cuaca yang Ekstrim. Dan untuk Ikan air tawar stok masih cukup dan harga masih stabil.
“Kebetulan masyarakat kita hampir separuh-separuh mengkonsumsi ikan laut dan ikan air tawar, ikan laut mahal karena cuaca. Dan nelayan dihimbau tidak melaut sembarangan, cuaca ekstrim gelombang tinggi dan semacamnya. Kalau ikan tawar stok cukup, harganya masih stabil kalau lele masih 14 ribu per kg, kalau di pasar kurang lebih 20 ribu, ikan mas kurang lebih 20 sampai 25 ribu per kg,” tandasnya.









