LAMPUNGONE.CO, BANDARLAMPUNG- Bupati Tanggamus, Dewi Handajani, menerima penghargaan sebagai Kabupaten Sangat Innovatif dalam ajang Innovative Government Award (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri RI.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri Dr. Agus Fatoni, mewakili Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, menyerahkan penghargaan itu di Golden Ballroom The Sultan Hotel Jakarta, Jakarta, Jumat (18/12).

Kepala Bappeda Tanggamus, Hendra Wijaya Mega, berfoto bersama Pemimpin PU/Redaksi, Munzir, SE, usai mengikuti acara podcast Lampung One, Senin (24/5). (FOTO: DOK. LAMPUNGONE.CO)
IGA ialah penghargaan dari pemerintah pusat kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, sebagai apresiasi akan inovasi yang telah berhasil oleh daerah tersebut.
Tahun 2021 ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus menargetkan kembali masuk sepuluh besar nasional kategori Kabupaten Terinovatif.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tanggamus, Hendra Wijaya Mega, pihaknya bertugas menciptakan inovasi yang ada di Tanggamus. Ini sesuai dengan visi dan misi Bupati Tanggamus.
“Alhamdulilah tahun 2020 Tanggamus masuk 12 besar nasional sebagai Kabupaten Terinovatif. Itu merupakan prestasi pertama untuk Tanggamus dan Lampung sendiri. Jadi, doakan saja tahun ini kami masuk 10 besar nasional,” ungkap Hendra dalam podcast Lampung One, Senin (24/5).
Kepala Bappeda Tanggamus, Hendra Wijaya Mega, berfoto bersama Pemimpin PU/Redaksi, Munzir, SE, usai mengikuti acara podcast Lampung One, Senin (24/5). (FOTO: DOK. LAMPUNGONE.CO)
Ia menilai, prestasi tahun 2020 bagi Tanggamus sangat membanggakan. Tanggamus, tandas ia, merupakan kabupaten tak dilirik dan dianggap biasa-biasa tapi bisa masuk 12 besar nasional Kabupaten Terinovatif.
Menurut ia, itu (prestasi IGA, red) merupakan kerja keras semua instansi atau badan, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Tanggamus.
“Insya Allah, kami ikuti kembali pada September-Oktober. Kami akan terus berjuang. Kami akan meminta instruksi kepada Bupati Tanggamus, Ibu Dewi Handayani agar satu opini yang memiliki inovasi dan kita selaku koordinasinya siap membantu,“ tandasnya.

Kepala Bappeda Tanggamus, Hendra Wijaya Mega, berfoto bersama Pemimpin PU/Redaksi, Munzir, SE, usai mengikuti acara podcast Lampung One, Senin (24/5). (FOTO: DOK. LAMPUNGONE.CO)
Soal peranan Bappeda, Hendra menjelaskan, Bappeda suatu badan yang mengoordinasi seluruh kegiatan yang ada di Kabupaten Tanggamus, yang terkait dengan proses perencanaan. Mulai tingkat pekon atau desa yang ada di Tanggamus.
Ia membeberkan, Tanggamus sendiri punya program 55 Rencana Aksi Desa yang digagas Bupati Tanggamus, Dewi Handayani. Karena itu, pihaknya harus mengawal kebijakan suatu dokumen yang bernama LPMD hingga tahun 2023.
“Semoga pelaksanaan program aksi itu baik tingkat pekon atau desa maupun seluruhnya. Proses ini bisa dilaksanakan secara bertahap dengan penggodokannya dari Bappeda dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah. Lalu bila dokumen itu selesai diteken bupati harus langsung dibawa ke provinsi,” katanya. (ADV)









