LAMPUNGONE.CO, BANDARLAMPUNG-
Rencana efisiensi anggaran pemerintah pusat dalam APBN 2026 yang berdampak pada turunnya alokasi Dana Transfer ke Daerah (TKD) dipastikan tidak memengaruhi pembayaran tunjangan kinerja (Tukin) aparatur sipil negara (ASN) di Kota Bandar Lampung.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bandar Lampung, Zaky Irawan, menegaskan Tukin ASN tetap dibayar penuh karena seluruh anggarannya bersumber dari APBD, bukan transfer pusat.
“Tidak ada pengaruh ke Tukin, karena APBD kalau Tukin bukan dari pusat,” ujar Zaky, Minggu (15/11/2025).
Pembayaran Tukin Tetap Tepat Waktu
Zaky memastikan sepanjang 2025 pembayaran Tukin berjalan lancar. Ia menyebut Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, selalu menginstruksikan agar hak pegawai dibayarkan tanpa penundaan.
“Biasanya setiap akhir bulan langsung dibayarkan. Ibu Wali Kota selalu menekankan agar hak pegawai jangan sampai terlambat,” ujarnya.
Hampir Rp9 Miliar per Bulan
Besaran anggaran Tukin ASN Pemkot Bandar Lampung mencapai hampir Rp9 miliar setiap bulan. Dana itu dialokasikan untuk seluruh ASN sesuai kelas jabatan dan capaian kinerja.
Menurut Zaky, Pemkot sudah menyiapkan strategi pengelolaan anggaran agar kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat tidak mengganggu pelayanan maupun kesejahteraan pegawai.
“Kita tetap prioritaskan kesejahteraan pegawai, karena mereka adalah ujung tombak pelayanan masyarakat. Jadi meskipun TKD berkurang, Tukin tetap aman,” tegasnya.
ASN Diminta Fokus Layani Masyarakat
Dengan adanya kepastian tersebut, ASN di lingkungan Pemkot diharapkan tetap fokus menjalankan tugas tanpa kekhawatiran adanya pemotongan Tukin pada 2026.









