Warga Kemiling Antre Dapat Minyak Goreng di Indomaret

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG- Ratusan warga mengantri di depan pintu gerbang masuk Indomaret Kemiling, kelurahan Bringin Jaya, kecamatan Kemiling, masyarakat berharap bisa mendapat minyak goreng tanpa ada rasa takut penularan Covid-19 dan Omicron, Selasa (22/2).

Ihsan penangung jawab Indomaret mengatakan, untuk hari ini memang bahan baku Indomaret masuk sesuai jadwal, Selasa, Kamis dan Sabtu tapi barang apa aja yang masuk ke toko ini belum tau.

“Untuk masalah harga minyak kita ada ketentuan dari pihak perusahaan untuk persatu liter di harga Rp14 ribu dan 2 liter minyak di harga Rp28 ribu, selain itu pihak Indomaret juga melakukan pembatasan, tetap jaga protocol kesehatan yang berlaku,” ujarnya.

Rizal dan masyarakat setempat yang mengantri sangat kecewa dan mengeluh dengan adanya kekurangan minyak ini.

“Padahal negara kita termasuk produksi minyak terbesar di dunia, tapi anehnya masa iya kita beli minyak masih susah, dan harganya pun ngak seperti biasa, harga pun tinggi aturan kita bisa dapat dua (2) ini malah satu (1),” ucapnya.

Puluhan masyarakat pun terus berdatangan untuk mengantri Indomaret agar bisa mendapatkan minyak, sedangkan jumlah minyak yang ada dengan masyarakat yang ada tidak sebanding, minyak girdng hanya ada 10 dus sedangkan masyarakat sangat sangat ramau mengantri.

Maka dari itu salah satu dari pegawai Indomaret menghubungi pihak keamanan (polisi) dan satgas covid 19 supaya agar bisa terlaksana dengan baik dan tidak ada yang rebutan, dan juga untuk menghindari kerumunan, penularan di masa pandemi .

Anggota Satgas covid-19 Bringin Jaya, Carles Lubis juga mengimbau masyarakat agar tidak antrian berkerumun untuk menjaga kesehatan atau penularan covid.

“Kita dari satgas berharap agar minyak dimana mana harus ada ,biar tidak terjadi lagi kerumunan dan antrian dimasa pandemi ,maka dari itu masyarakat jangan panik kita juga adakan sosialisasi nantinya supaya tidak terulang lagi,” pungkasnya.

Dede progus babinkamtibmas kelurahan Beringan Raya setempat pun ikut serta mengawas dan menjaga kerumunan warga yang mengantri di Indomaret.

“Saya udah sampaikan ke pihak Indomaret juga, untuk selanjutnya jangan ada lagi kupon-kupon itulah yang membuat masyarakat jadi antri,” ucapnya.

Masyarakat berharap supaya untuk kedepannya minyak dan bahan baku yang lain bisa normal kembali.

  • Bagikan