Yuni Karnelis Resmikan Komunitas Teluk Menanam untuk Perkuat Ketahanan Pangan Warga

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, BANDARLAMPUNG-

Anggota DPRD Kota Bandar Lampung Yuni Karnelis meresmikan pembentukan Komunitas Teluk Menanam (KTM) sebagai gerakan masyarakat untuk memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan dan budidaya tanaman di tingkat keluarga dan komunitas.

Anggota DPRD Kota Bandar Lampung Yuni Karnelis dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1—meliputi Kecamatan Teluk Betung Barat, Timur, Utara, dan Selatan—menyampaikan bahwa pembentukan Komunitas Teluk Menanam merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Srikandi PKS tersebut menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya diperuntukkan bagi para kader, tetapi juga menjadi ruang terbuka bagi seluruh masyarakat untuk belajar dan mengembangkan kemampuan bercocok tanam.

Yuni yang juga anggota Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung menilai gerakan ini sangat relevan dengan kondisi kebutuhan pangan saat ini.
“Kegiatan ini sangat baik, karena mendorong masyarakat untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan di tengah meningkatnya kebutuhan pokok,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu turut diperkenalkan susunan pengurus Komunitas Teluk Menanam. Yuni Karnelis dipercaya sebagai Dewan Pembina, dengan Apriyadi sebagai Ketua, Paino Setiawan sebagai Wakil Ketua, Ade Irawan sebagai Sekretaris, dan Jamin sebagai Bendahara.

Mengusung jargon “Tangan Kotor, Hati Bersih dan Tumbuh Bersama”, komunitas ini diharapkan menjadi wadah saling mengenal, berbagi pengalaman, serta memperluas wawasan masyarakat tentang dunia tanam-menanam.

“Selamat dan barakallah untuk seluruh jajaran pengurus. Semoga amanah, membawa keberkahan, serta mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui gerakan penguatan ketahanan pangan di lingkungan masing-masing,” tambah Yuni.

Kehadiran Komunitas Teluk Menanam diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif untuk memanfaatkan lahan yang ada, sehingga mampu mendukung ketahanan pangan masyarakat Kota Bandar Lampung.

Penulis: RlsEditor: Roni
  • Bagikan