Zulkifli Hasan Buka Pasar Murah Minyak Goreng di Desa Kagungan Ratu

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, PESAWARAN –Menteri Perdagangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan, di dampingi Bupati kabupaten Pesawaran Dendi Romadhona, beserta ketua partai DPD PAN kabupaten Pesawaran Paisaludin membuka pasar murah minyak goreng di Desa Kagungan Ratu, kecamatan Negri Katon, Pesawaran.

Pria yang juga menjabat Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan, di Provinsi Lampung harga Eceran Tertinggi (NET) untuk minyak goreng kemasan Rp20 ribu sedangkan untuk minyak curah Rp.16 ribu/liter.

“Minyak curahnya masih berkisar Rp. 15 ribu sampai Rp16 ribu. Kita akan bekerja keras agar Lampung ini paling mahal minyaknya Rp14 ribu. Di jawa,di Sumatera sudah semua,di aceh malah Rp13 ribu. Di sumatera barat sudah,lampung kok masih tinggi,maka kita akan cari permasalahannya dimana,” ujarnya saat membuka pasar murah di kediaman Ketua DPD PAN Pesawaran Paisaludin Desa Kagungan Ratu, Kecamatan Negeri Katon, Sabtu (09/07).

Untuk menurunkan harga minyak goreng ke harga Net, kedepan dirinya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung untuk membuka Pasar murah secara besar-besaran.

“Maka hari Selasa saya akan bertemu dengan pak Gubernur ya, kita akan melaksanakan operasi besar-besaran agar di Lampung bisa Rp14 ribu. Hari ini 10 ribu (Paket-red) semuanya. Lokasi tiga titik ya,” tandasnya.

Sementara itu Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona sangat bersyukur, dengan kedatangan Menteri Perdagangan, dapat berdampak dengan turunnya Harga Minyak goreng yang masih tinggi di Kabupaten Pesawaran,

“Alhamdulilah. Hari ini kita kedatangan bapak menteri perdagangan Republika Indonesia. Tadi beliau langsung meninjau dan bertanya harga Net kepada Ibu-ibu yang hadir. Ada yang masih tinggi Rp. 16 ribu untuk curah ya,” terangnya.

Dendi menjelaskan nantinya Dirjen Perdagangan Kementerian Perdagangan akan turun mengecek langsung harga Net minyak goreng di Provinsi Lampung khususnya Kabupaten Pesawaran.

“Nantinya akan turun mengcek distribusinya,karena ini juga masih ada permasalahan di sisi pendistribusian. Karena dari hulunya sudah standar murah,malah Rp13 ribu. Tapi kenapa sampai distribusi harganya berubah tinggi,” katanya.

Untuk menekan harga pasar yang masih tinggi maka harus diperbanyak distribusi dan melakukan pasar murah yang berkelanjutan.

“Beliau mininjau langsung harga dan beliau langsung mengadakan Pasar murah, ibu – ibu mendapat fasilitas dengan Harga Rp.10 ribu mendapat 2 liter Minyak goreng, Alhamdulilah berkat bantuan bapak menteri Perdagangan,” pungkasnya.

  • Bagikan