Capaian Kota Bandar Lampung Jadi Modal Kuat Rebut DID 2025

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, BANDARLAMPUNG-

Pemerintah Kota Bandar Lampung menilai beragam capaian daerah sepanjang 2025 menjadi modal utama untuk kembali meraih Dana Insentif Daerah (DID) dari pemerintah pusat tahun depan.

Serangkaian inovasi, penghargaan, serta peningkatan kualitas layanan publik menjadi faktor penting dalam penilaian pusat yang menentukan besaran insentif.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bandar Lampung, Zaky Irawan, mengatakan penilaian DID tidak hanya melihat aspek keuangan daerah, tetapi juga kemampuan pemerintah kota menjalankan program secara efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kota Bandar Lampung tahun ini punya banyak pencapaian. Ada inovasi layanan publik, penguatan UMKM, sampai penghargaan dari kementerian. Semua itu sangat berpengaruh dalam penilaian pusat,” katanya, Kamis (19/11/2025).

Berbagai Inovasi Dorong Nilai Tambah Daerah

Dalam beberapa tahun terakhir, Pemkot Bandar Lampung memperkuat inovasi pada sektor pelayanan publik, seperti layanan administrasi yang lebih cepat, digitalisasi sistem pemerintahan, hingga peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan. Setiap inovasi yang dinilai efektif oleh pemerintah pusat biasanya menjadi poin tambahan dalam penilaian DID.

“Indikator inovasi itu penting. Kita terus berupaya memperbaiki layanan dan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Tahun ini ada beberapa inovasi yang sudah diakui pusat,” jelas Zaky.

Selain itu, program pemberdayaan UMKM mulai dari pelatihan, pembinaan, hingga akses pemasaran menjadi salah satu capaian yang dianggap mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sektor riil di kota tersebut.

Zaky menekankan bahwa deretan prestasi tersebut bukan sekadar catatan administratif. Lebih dari itu, capaian tersebut menjadi bukti bahwa program pemerintah Kota Bandar Lampung berjalan efektif dan memberikan dampak bagi masyarakat.

“Prestasi ini bukan hanya untuk laporan, tapi memang menunjukkan program kita berdampak. Itu yang menjadi nilai penting dalam penilaian DID,” katanya.

DID Diarahkan untuk Memperkuat Layanan Prioritas

Jika kembali meraih DID pada 2025, pemerintah kota akan memanfaatkan dana tersebut untuk memperkuat layanan prioritas, seperti pengembangan ekonomi masyarakat, pembinaan UMKM, peningkatan fasilitas kesehatan, dan kualitas pendidikan.

“DID ini sangat membantu meningkatkan kapasitas fiskal daerah. Dengan insentif itu, kita bisa memperluas program dan memastikan pelayanan publik tetap optimal,” ujar Zaky.

Ia menambahkan, pemerintah kota akan terus mengejar prestasi dan inovasi agar penilaian pusat terhadap kinerja daerah tetap positif dan berkelanjutan.

Dengan modal capaian yang kuat dan berbagai sektor yang menunjukkan kemajuan, Pemkot Bandar Lampung optimistis peluang meraih DID 2025 semakin besar.

Penulis: EliEditor: Roni
  • Bagikan