LAMPUNGONE.CO, BANDARLAMPUNG- Diduga akibat kebocoran pipa milik PDAM, kawasan Jalan Sultan Agung, Bandar Lampung, terendam banjir pada Senin pagi. Menyikapi laporan warga, tim PDAM langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan penanganan dan perbaikan. Selasa (20/01)
Menurut laporan warga pipa bocor tersebut sudah sejak semalam pukul 23.30 WIB hingga air yang keluar dari pipa pecah itu mengalir deras ke badan jalan hingga membentuk genangan. Kondisi tersebut membuat kendaraan yang melintas harus memperlambat laju,
Salah satu warga sekitar, bernama Alvian mengatakan kebocoran sudah terjadi sejak malam, namun hingga pagi tidak ada petugas PDAM yang datang memeriksa lokasi.
“Pagi-pagi kami malah susah lewat karena jalannya tergenang,” ujarnya.
Dalam hal itu ia berharap PDAM segera menurunkan tim teknis untuk menangani kebocoran, mengingat air terus mengalir dan dikhawatirkan merusak permukaan jalan. Selain mengganggu mobilitas warga, pemborosan air akibat kebocoran juga disebut sangat merugikan.
Menanggapi laporan tersebut, tim teknis PDAM Way Rilau langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan. Plt Direktur Utama PDAM Way Rilau, Noppi, membenarkan adanya kebocoran dan pihaknya langsung bergerak cepat kelokasi.
“Sudah diinformasikan oleh camat, jadi tim kami langsung datang ke lokasi untuk melakukan perbaikan,” kata Noppi.
Ia menjelaskan, proses perbaikan meliputi penggalian titik pipa yang mengalami kerusakan. Menurutnya, kondisi lapangan yang sudah tergenang membuat proses penanganan membutuhkan waktu dan kehati-hatian.

Noppi juga menegaskan bahwa PDAM akan berupaya semaksimal mungkin agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
“Kami berusaha semaksimal mungkin agar tidak terjadi lagi kebocoran pipa, ” tandasnya.









