Pemprov Lampung Matangkan Langkah Teknis Sebagai Tuan Rumah Pornas XVIII Korpri Tahun 2027

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG-

Sekertaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menggelar Rapat Persiapan dalam rangka Supervisi Persiapan Pekan Olahraga Nasional (Pornas) XVIII Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tahun 2027 di Provinsi Lampung, di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Senin (11/5/2026).

Provinsi Lampung mulai mematangkan langkah teknis sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (Pornas) KORPRI ke-18 tahun 2027. Hal ini merupakan tindak lanjut dari keputusan saat penutupan PORNAS KORPRI di Palembang tahun 2025 yang menyepakati Lampung sebagai penyelenggara berikutnya.

Ketua Umum Badan Pembina Olahraga Korps Pegawai Republik Indonesia (BAPOR KORPRI), Asrorun Ni’am menjelaskan, telah meninjau calon vanue yang akan digunakan sebagai perhelatan Akbar Olahraga ASN Tingkat Nasional.

“Dari hasil kunjungan serta supervisi untuk kesiapan ini, alhamdulillah ini sudah berjalan dengan baik. Rencana kegiatan sudah memperoleh dukungan secara kompak dari seluruh OPD di bawah koordinasi Pak Sekda,” katanya.

Ia menambahkan, dari hasil rapat ini akan ditindaklanjuti secara lebih teknis mengenai tema, kemudian maskot, logo, dan juga sosialisasi kepada calon peserta di seluruh provinsi dan juga kementerian lembaga.

Asrorun menambahkan, mengenai vaneu yang ada di Lampung sudah memiliki infrastruktur yang memadai, Namun akan ada beberapa rehab fasilitas yang bersifat minor untuk kepentingan kesempurnaan.

“Jadi hal yang perlu diperhatikan yang pertama tentu aspek safety-nya, kemudian yang kedua aspek aksesibilitasnya bagaimana calon peserta mudah untuk mencapai lokasi. Tapi secara umum kemarin dari pusat kota enggak ada yang lebih dari satu jam perjalanan dan itu masih sangat bisa digunakan,” ujarnya.

Sementara itu, Jumlah peserta Pornas sendiri pada tahun 2025 sebanyak 108 Kontingen dari unsur Provinsi sejumlah 34, Kemudian dari kementerian lembaga.

“Dari unsur provinsi, sejumlah 34 waktu itu, sekarang 38. Kemudian dari kementerian lembaga, dan tentu di 2027 akan lebih banyak karena jumlah kementerian lembaganya juga lebih banyak. Tingkat partisipasinya pasti akan semakin meluas,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Lampung memiliki posisi dari sisi aksesibilitas yang mudah baik dari Sumatera, perjalanan darat, dan perjalanan udara bisa di tempuh dengan tidak terlalu sulit.

Mengenai cabor sedang dilakukan simulasi, Namun terdapat 10 cabor wajib yang sudah pasti di pertandingkan di dalam berbagai Pornas.

“Nanti pihak tuan rumah memiliki kewenangan untuk mengusulkan cabang olahraga tambahan,Kalau yang wajib ya olahraga yang populis ya; ada futsal, kemudian ada tenis lapangan, ada tenis meja, ada badminton, ada gateball, ada renang, ada lari, kemudian ada basket, ada senam, dan juga ada catur ya,” katanya.

Sementara itu, Sekertaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan menyampaikan, rasa syukur dan optimisme atas kepercayaan yang diberikan kepada Provinsi Lampung sebagai tuan rumah Pornas Korpri XVIII Tahun 2027.

“Ini merupakan amanah besar sekaligus kehormatan bagi Provinsi Lampung. Kami berkomitmen menyukseskan Pornas Korpri dengan konsep sukses prestasi, sukses administrasi, dan sukses penyelenggaraan,” ujar Marindo.

Ia menjelaskan, penunjukan Lampung sebagai tuan rumah merupakan hasil keputusan bersama pada Pornas Korpri XVII di Palembang, Sumatera Selatan, setelah Lampung berhasil masuk 10 besar nasional.

Menurut Marindo, Pemerintah Provinsi Lampung saat ini mulai melakukan berbagai persiapan meskipun di tengah tantangan keterbatasan fiskal. Karena itu, seluruh perencanaan dilakukan secara cermat dengan mengedepankan efisiensi tanpa mengurangi kualitas pelaksanaan kegiatan.

“Kami ingin Pornas Korpri ini tidak hanya sukses sebagai ajang olahraga ASN, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM dan sektor pariwisata di Lampung,” katanya.

Marindo menilai Pornas Korpri memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi daerah karena melibatkan ratusan kontingen dari kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah seluruh Indonesia.

“Kalau PON hanya diikuti 38 provinsi, Pornas Korpri melibatkan kementerian, lembaga, bahkan perguruan tinggi. Ini akan menjadi momentum besar untuk memperkenalkan Lampung di tingkat nasional,” tambahnya.

Penulis: RlsEditor: Roni
  • Bagikan