LAMPUNGONE.CO, BANDARLAMPUNG- Bekerjasama dengan PMI Kota Bandarlampung, Satuan Tugas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Bandar Lampung mengikuti kegiatan Pelatihan Pertolongan Pertama (First Aid) dan Bantuan Hidup Dasar (BHD).
Pelatihan yang digelar di Markas Komando (Mako) BPBD Kota Bandar Lampung tersebut menghadirkan dua pemateri, yakni Firdaus dan Zainal, untuk memberikan pembekalan teori sekaligus praktik kepada personel TRC BPBD.
Dalam hal itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar melalui Sekretaris BPBD Kota Bandar Lampung, Edy Susanto mengatakan Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan personel dalam memberikan pertolongan awal kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan, cedera, hingga kondisi kegawatdaruratan medis sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut dari tenaga kesehatan.
“Materi yang diberikan meliputi dasar-dasar pertolongan pertama, penilaian kondisi korban, anatomi dan fungsi dasar tubuh manusia, serta penanganan cedera dan perdarahan,” ujarnya.
Personel juga mendapatkan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), termasuk Resusitasi Jantung Paru (RJP), pemeriksaan frekuensi pernapasan, penanganan syok, hingga dukungan sirkulasi.
Keterampilan tersebut dinilai penting bagi personel TRC yang menjadi salah satu unsur penanganan awal ketika terjadi bencana maupun situasi darurat yang membutuhkan respons cepat.
“Melalui pelatihan ini, BPBD Kota Bandar Lampung berharap personel TRC semakin sigap dan terampil dalam melakukan pertolongan pertama secara tepat sesuai prosedur, sembari menunggu korban mendapatkan penanganan medis lanjutan,” ujarnya.
“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya BPBD memperkuat kesiapsiagaan personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” sambungnya.
Hal itu sejalan dengan instruksi Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana agar seluruh personel BPBD senantiasa siap siaga dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kapan pun dibutuhkan.
Dengan peningkatan kapasitas tersebut, BPBD berharap personel TRC dapat memberikan respons yang lebih optimal dalam menghadapi berbagai kondisi kedaruratan di Kota Bandar Lampung.









