LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG – Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi (BMBK) Provinsi Lampung memastikan seluruh persiapan jalan dan jembatan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hampir rampung. Serta menyiapkan alat berat guna menjadi antisipasi banjir dan longsor.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi (BMBK), Taufiqullah menjelaskan bahwa masih terdapat empat titik jembatan yang masih dalam tahap penyelesaian. Senin, (08/12/2025).
Dalam mengantisipasi kemacetan, menjelang Natal dan Tahun Baru ( Nataru) khususnya di kawasan wisata. BMBK telah berkoordinasi dengan UPTD setempat.
“Kalau untuk yang rawan-rawan macet nanti, kita sudah koordinasikan. Seperti lempasin-padang cermin, itu teman-teman UPTD siap dalam lakukan itu. Apalagi musim-musim hujan, kita sudah beritakan sama teman-teman alat-alat dipersiapkan. Khawatir kalau misalkan ada sesuatu, misalkan longsor dan lain hal, kita bisa cepat diturunkan,” jelasnya
Dalam hal ini, bukan hanya kemacetan tetapi intensitas curah hujan yang tinggi juga menjadi perhatian serius karena berpotensi menimbulkan banjir dan longsor. Adapun daerah yang masuk kategori rawan longsor meliputi wilayah Tanggamus, Pesawaran, dan Lampung Barat.
“Itu rawan longsor. Alat-alat sudah ada di UPTD 5, di UPTD 1 pesawaran, kita sudah siapkan untuk itu. Itu untuk rawan-rawan longsor, rawan-rawan banjir juga di daerah sekitar situ. Kalau banjir itu lebih banyak di daerah Tulang Bawang sana sebenarnya. Keluapannya juga tidak begitu besar kalau yang di sana,” tegasnya
Taufiqullah menambahkan, BMBK menyiagakan alat berat guna memastikan akses transportasi tidak terputus apabila terjadi bencana seperti longsor. Hal ini dinilai agar distribusi logistik dan bahan pangan tetap berjalan.
Sementara itu, Potensi kemacetan di perkirakan akan terjadi di jalur-jalur wisata seperti Lempasin-padang Cermin, Teluk Kiluan, serta kawasan Kalianda-Kunyit Gayam. Jalur-jalur ini diprediksi padat karena meningkatnya kunjungan wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru.









