LAMPUNGONE.CO, PESAWARAN- Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, kesadaran masyarakat untuk memperoleh pengetahuan melalui penggunaan dan pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi semakin tinggi, oleh karena itu Dinas komonikasi dan Informatika Provinsi Lampung bersama Diskominfo Kabupaten Pesawaran melakukan pembinaan terhadap Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Desa Bagelen, Gedong Tataan, Selasa (23/11).
Kepala Dinas kominfotik Provinsi Lampung yang diwakili oleh Kabid Pengelolaan Informasi menyampaikan materi pembinaan KIM yang dilaksanakan.
“KIM adalah kelompok yang dibentuk oleh masyarakat, dari masyarakat dan untuk masyarakat, yang secara mandiri dan kreatif melalui melakukan kegiatan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan nilai tambah taraf kehidupannya,” terangnya Ahmad Lakoni.
Ia juga menambahkan bahwa KIM merupakan ujung tombak dalam kehidupan bermasyarakat dalam menyaring dan menyebarluaskan informasi, masyarakat diharapkan dapat memaksimalkan teknologi informasi dalam implementasinya.
Pelaksaan pembinaan KIM digelar bertepatan di Balai Desa Bagelen dan dihadiri oleh 30 peserta yang berasal dari masyarakat lintas desa di kecamatan Gedong Tataan.
Hal senada juga disampaikan oleh kepala bidang Komunikasi dan Informasi Publik kabupaten Pesawaran Apriya, S.E., M.M., KIM berperan sebagai media forum, yaitu kelompok masyarakat yang memiliki aktivitas mengikuti informasi dari berbagai sumber, kemudian mendiskusikan hasil monitoring, dan menyalurkan informasi kepada masyarakat sekitarnya dan lebih lanjut mengimplentasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Adapun dalam tahapannya, ia juga menyampaiakan bahwa, setelah ada akses infrastruktur teknologi komunikasi dan informasi, maka KIM diarahkan untuk mendayagunakan teknologi komunikasi dan informasi tersebut.
“Tujuan KIM adalah untuk mengakses informasi dan untuk memperoleh informasi yang sesuai dengan kebutuhan baik anggota kelompok maupun lingkungannya untuk jangka pendek (kebutuhan nyata yang sedang dihadapi), atau kebutuhan jangka panjang untuk pengembangan kelompok dan masyarakat di masa yang akan datang, maka akses dapat dilakukan oleh masing-masing anggota secara bersama-sama di tempat khusus KIM jika memiliki semacam sekretariat atau tempat pertemuan khusus KIM,” terangnya.









