Kadishub Lampung Sebut Lebaran Tahun 2026 Angkutan KA Mengalami Penurunan Jumlah Penumpang 11,7 Persen

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO,BANDAR LAMPUNG- Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo mengatakan pada Lebaran tahun ini terjadi peningkatan di sejumlah moda transportasi. Angkutan udara, bus di Terminal Rajabasa, serta penyeberangan mengalami kenaikan jumlah penumpang.

Namun, Angkutan kereta api di Stasiun Tanjung Karang justru mengalami penurunan jumlah penumpang sebesar 11,7 persen menjadi 58.762 orang. Penurunan ini dipengaruhi oleh dominasi tiket perjalanan jarak jauh non-commuter.

“berjalan dengan aman, lancar dan terkendali di provinsi Lampung, Kereta api ini sebenarnya tetap tinggi, hanya saja penumpang lebih banyak langsung menuju tujuan jarak jauh seperti Baturaja, Martapura, hingga Kertapati, sehingga pergerakan komuter menurun,” jelasnya Senin, (06/04/2026).

Di sisi lain, angka kecelakaan lalu lintas selama periode Lebaran juga mengalami penurunan, yang menunjukkan efektivitas pengamanan dan rekayasa lalu lintas yang diterapkan.

Terkait kendaraan logistik, Bambang menyebut pihaknya telah mengatur pengendalian arus truk dengan memanfaatkan rest area di ruas tol.

“untuk rest area dari KM 20B sampai KM 87 digunakan untuk menahan dan mengatur arus kendaraan truk, sehingga pergerakan tetap terkendali,” katanya.

Ia menambahkan, pembatasan operasional angkutan barang selama masa mudik juga berdampak pada pengalihan arus ke jalur lain seperti Pelabuhan BBJ dan Wika Beton. Meski sempat terjadi antrean di Lintas Timur, kondisi tersebut tidak sampai menyebabkan kemacetan total.

“Antrean itu terjadi karena menunggu kapal sandar, bukan karena sistem yang macet. Justru kebijakan pengalihan ini efektif untuk mengurangi kepadatan di Bakauheni,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bambang menilai kebijakan Work From Anywhere (WFA) dan penambahan cuti bersama turut membantu mendistribusikan arus mudik dan balik sehingga tidak menumpuk pada satu waktu.

Penulis: MiraEditor: Roni
  • Bagikan