LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG- Ketua Perbasasi Rahmat Mirzani Djausal sekaligus Ketua Fraksi Gerindra merasa senang dan bangga, karena dalam ajang PON Papua 2021 tim Softball Lampung raih emas pertama sekaligus emas terakhir di cabang PON.
“Kita kemarin dalam PON berhasil mendapatkan pencapain yang maksimal, Saya senang sekali Tim Softball Lampung mencetak sejarah pertama mendapatkan emas dan juga bangga. Karena, mendali emas ini merupakan mendali emas terakhir di cabang PON. yang nantinya ditahun 2024 akan dihilangkan,” ujar Rahmat Mirzani Djausal saat podcast di Lampungone, Kamis (21/10).
Diketahui, Rahmat Mirzani Djausal sudah menjabat 3 Periode sebagai ketua Perbasasi Provinsi Lampung dari tahun 2009 hingga sekarang tahun 2021. Dan beliau juga dari Sekolah Menengah Pertama (SMA) sudah menyukai dan bermain Softball. Kemudian, di tahun 1995 sampai dengan 1997 berlatih bersama tim junior Lampung pertama.
” Softball itu sudah ada di provinsi Lampung sejak tahun 1981 dan beberapa kali kita ikut PON memang tidak pernah mendapatkan emas iya paling baik perak itu berturut-turut dari 2012 sampai degan 2016,” katanya.
Lanjutnya, dan pada periode ke-3 menjabat sebagai ketua Perbasasi akhirnya Softball menuaikan hasil yakni mendapatkan emas dan ini dapat membuat peningkatan pada cabang olahrga.
“Hasil seperti ini bukan kerja saya sendiri akan tetapi hasil kerjsama bersama-sama membesar kan nama olahraga ini, karena bagaimanapun ini kita harus maju, harus mempunyai target-target yang agar tercapai,” katanya.
Beliau juga menjelaskan bahwa pada tahun-tahun ini mengalami kesulitan dalam mencari generasi-generasi baru dikarenakan generasi sekarang mensibukan dirinya dalam bermain game dan juga mementingkan akademisnya.
“Kami mengalami kesulitan dalam mencari generasi baru, karena anak SMA yang ada di bandar Lampung mereke mensibukan diri bermain game , belajar dan berkepentingan akademis lainnya yang pada akhirnya kita mencari anak-anak dari daerah-daerah seperti dari metro, gunung sugih dan lain-lain. Kita akan membimbing anak-anak tersebut hingga menjadi atlik terbaik di dunia,” jelasnya.
Kemudian, ia mengimbau kepada milenial-milenial yang ingin sukses yakni kesuksesan itu tidak datang dengan sendirinya dan sukses itu bukan harus populer atau sebagainya, akan tapi sukses itu harus membuat sesuatu usaha yang prosesnya membuahkan hasil.
“Sukses itu ketika anda membuat suatu usaha dengan proses yang berhasil dan anda tidak akan apabila anda tidak berusaha,” tegasnya.









