LAMPUNGONE.CO,BANDARLAMPUNG.
Dalam rangka mendorong swasembada gula Provinsi Lampung mendapatkan program perluasan lahan tebu seluas 2.050 hektare. Langkah ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur Lampung, Selasa (09/09/2025).
Dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong Lampung berkontribusi dalam mewujudkan swasembada gula nasional.
Yuliastuti selaku Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung mengatakan perluasan untuk tebu lebih kurang ada di 2.050 hektar.
“Di tahun 2025 ada peluasan untuk tebu lebih kurang ada di 2.050 hektar, tadi kami udah sampaikan program pusat ini anggaran dari pusat tetapi fokus nya di daerah dengan begini kita berharap untuk swasembada pangan mendapatkan dorongan,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kementrian Pertanian melalui kemndegra perkebunan Dengan alokasi perluasan.
“Untuk tebu kita akan fokuskan itu di Lampung Utara, sekarang sedang mencari calon petani dan calon lapangan atau lokasi (CPCL),” ungkapnya
Petani peserta program akan memperoleh dukungan berupa benih, fasilitas pengolahan tanah, pupuk subsidi, serta bantuan biaya tambahan kerja di kawasan objek kawasan (KOK).
“Kalau tebu ini batasan nya, untuk tebu rakyat luasan hektarnya 28.169 hektare,
Lampung tengah 10.065 hektare, Lampung Utara 2.391 hektare, Way Kanan 15. 245 hektar, dan Tulang Bawang barat 467 hektare,”ungkapnya
Melalui tambahan alokasi anggaran belanja tahunan (ABT) pusat kepada Provinsi Lampung, diharapkan masyarakat Lampung dapat meningkatkan usaha tani berbasis tebu, sekaligus memperkuat ketahanan pangan.
“Melalui program ini, Lampung dapat membentuk swasembada gula Nasional sesuai dengan asta Cita Presiden serta mengarah ke hilirasi dari komditas tebu yang di hasilkan,” pungkasnya.








