LAMPUNGONE.CO, BANDARLAMPUNG- Musyawarah Daerah DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung berakhir anti-klimaks dengan adanya penundaan tanpa batas waktu pemilihan ketuanya. Tentu ini merupakan dinamika yang hidup di Partai Golongan Karya, terkhusus di Bandar Lampung.
Akademisi Universitas Lampung Candrawansah punya pandangan tersendiri atas dinamika Musda Golkar Bandar Lampung.
“Partai Golkar ini partai tua, partai yang mampu tetap eksis dan selalu masuk di tiga besar partai pemenang pemilihan legislatif terutama di tingkat DPR RI, tentu pemilihan ketua akan selalu berdinamika, apalagi di beberapa daerah yang kader potensial untuk memimpin di tingkat daerah punya kapasitas semua, sehingga tentu akan menjadi kebanggaan kader untuk memimpin partai tersebut,” ujar Candrawansah, Kamis (18/12/2025).
Selanjutnya, menurut Sekretaris Umum Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) Lampung ini, Partai Golkar di Kota Bandar Lampung ini salah satu partai yang diperhitungkan atau punya basis masa yang jelas.
“Ini dapat dilihat dari beberapa daerah pemilihan yang hampir memperoleh dua kursi tiap dapilnya. Walaupun Partai Golkar belum menjadi pimpinan di DPRD Kota Bandar Lampung,” ujarnya.
Dilanjutkan, tentu ketua partai terkhusus di Kota Bandar Lampung akan menjadi magnet tersendiri bagi kader untuk memimpin. Dalam pandangan Candrawansah, kalau dilihat beberapa informasi di beberapa media, Handitya Narapati dan Benny HN Mansyur berebut untuk menjadi ketua.
Apabila juga dilihat bahwa memang keduanya mempunyai modal yang kuat dalam memimpin Partai Golkar. Handitya yang pernah menjadi Wakil Bupati serta sekarang menjadi anggota DPRD Provinsi Lampung sedangkan Benny Mansyur merupakan politikus Kota Bandar
Lampung yang pernah menjadi Anggota DPRD Kota Bandar Lampung serta adik kandung dari Bendahara Partai Golkar Lampung Tony Eka Candra.
“Akan tetapi, Handitya Narapati ini mempunyai keunggulan yang lebih dikarenakan selain anggota DPRD Provinsi Lampung dan mantan Wakil Bupati, yang bersangkutan merupakan adik dari Rycko Menoza yang merupakan Anggota DPR RI, selain itu beliau telah mendapatkan dukungan dari 11 pimpinan kecamatan, AMPG serta Pimpinan kelurahan dari 11 kecamatan ,yang merupakan akar rumput kekuatan Partai berlambang Pohon beringin tersebut,” tegasnya.
Momentum Rapimnas mendatang bisa menjadi ajang evaluasi situasi dan kondisi perbaikan golkar kedepan, dimana keterbukaan dan demokrasi pada musda XI harus terjaga dengan baik, Karena intervensi dari pusat juga akan menjadi penentu siapa yang akan memimpin DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung.
“Akan tetapi, terpenting bagi rakyat adalah, bagaimana politikus dapat merealisasikan janji politik ketika mereka nanti diberikan amanah menjadi eksekutif maupun legislatif, karena ketika menjadi pejabat bukan lagi pejabat p akan tetapi pejabat untuk rakyat,” pungkasnya.








