Pantau Harga Pangan, Pemkot Sidak Pasar di Tiga Tempat

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG– Pemkot lakukan sidak ditiga tempat, Sekkot Bandar Lampung Iwan Gunawan himbau warga untuk tidak panic buying.

Sidak yang dilakukan tersebut bertujuan menindaklanjuti kenaikan harga pangan yang terus melambung tinggi. Sidak dilakukan di Pasar Tamin, Chandra Tanjung Karang, dan Pasar Tugu. Sidak dilakukan oleh beberapa instansi terkait seperti Dinas Perdagangan (Disdag) dan Dinas Pangan.

Dalam hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda)Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan mengatakan harga beras di Bandar Lampung sudah mulai menurun.

Iwan merincikan hasil sidak di tiga tempat yang dilakukan oleh pihaknya, untuk beras premium Rp 16.000 per kilogram, beras asalan Rp 14.000 per kilogram, dan Bulog SPHP Rp 54.500 per 5 kilogram.

“Kita sudah meninjau pasar tradisional, pasar induk, retail stok beras banyak. Tiga atau empat hari lalu, di pasar ritel beras stoknya kosong. Sekarang alhamdulillah sudah penuh. Stok beras pasokan cukup, kita yakin bahwa masyarakat aman untuk membeli beras,” jelas Iwan.

Ia menyebut stok beras di Bandar Lampung banyak dikarenakan Bulog memiliki cadangan beras yang dapat memenuhi kebutuhan pangan di Kota Tapis Berseri.

“Kalau di pasar berkurang beras di gudang mereka akan keluar,” ungkapnya.

Pihaknya mengeklaim selalu berkoordinasi dengan Bulog melalui dengan Dinas Perdagangan dan Dinas Pangan.

“Jadi bisa kita lihat premium maupun medium Bulog ada di pasaran,” jelasnya.

Maka itu, Iwan meminta masyarakat tidak perlu panic buying atau membeli barang dalam jumlah yang besar-besar.

“Jadi kita semua memantau kebutuhan pokok di pasar, agar masyarakat tetap tenang. Dan setelah kita cek ketersediaan pangan cukup dan mengimbau masyarakat tidak perlu panik bahan pokok kita menjelang puasa dan Idul Fitri,” katanya.

Kemudian,salah satu pedagang pasar tamin Ibu Edi, mengatakan bahwa kenaikan beras tersebut dikarenakan gabah yang semakin berkurang stoknya.

“Kalau dari penggilingan sih katanya gabahnya semakin susah, karena gabah itu sekarang sekitar 1000an tadinya hanya 600-700 saja. Kenaikan ini sudah mulai 3bulan ini.” Kata ibu Edi

Ibu Edi juga mengatakan bahwa meskipun harga beras semakin naik tapi untuk stok aman.

“Stok aman sih meskipun beras agak payah Iyah” katanya.

  • Bagikan