LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG- Untuk stok vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Pemerintah Kota Bandar Lampung telah mengajukan 1000 vaksin kepada pemerintah pusat.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perternakan Kota Bandar Lampung, Agustini.
“Kita sedang mengajukan sekitar seribuan lebih vaksin ke pemerintah pusat,” ujar Agustini.
Lanjutnya, walaupun kita bukan daerah yang memang terlalu bahaya terhadap Pmk. Tapi tetap kita harus punya stok vaksin.
Agustini juga mengatakan, vaksin tersebut merupakan langkah antisipasi pemerintah kota dalam menghadapi Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah pada awal Juli depan.
“Kita masih punya kok stok vaksinnya. Tapi saya lupa tinggal berapa. Kita sedang proses ajukan lagi minta tambahan kesana, jadi kita sedang tunggu distribusinya,” ujarnya.
Ia mengatakan untuk mencegah wabah PMK ini, Ia juga telah melakukan vaksin ke hampir semua ternak di Kota Bandar Lampung yang dimulai sejak bulan lalu.
Kemudian, ia juga mengatakan untuk kota Bandar Lampung sampai saat ini masih aman dari kasus PMK karena jumlah kasus tercatat nol. Meskipun demikian, hal ini justru menjadi momentum agar tetap mencegah terjadinya penularan pertama di Bandar Lampung.
“Makanya begitu ada yang kena kita akan langsung gerak cepat. Tapi kalau sapi atau ternak yang sudah mau dipotong itu enggak bisa (divaksin) lagi ya,” katanya.
Dan untuk Pemeriksaan PMK secara gratis tidak dipungut biaya hal tersebut disampaikan oleh Agustini. ia mengatakan bagi masyarakat yang menemukan ternak dengan gejala PMK, pihaknya menyediakan pemeriksaan PMK secara gratis. Masyarakat bisa menghubungi ke nomor 0813-8148-3999 atas nama drh. Rifki Sabillah.
“Dokter kami siap untuk periksa. Kalau ada masyarakat ragu motong kurban, takut kena PMK atau enggak, dari kami siap memastikan langsung ke tempat. Tapi ini khusus untuk di Bandar Lampung saja ya,” katanya.
Ia mengatakan lebih baik mencegah daripada mengobati, karena meski tak menular pada manusia, PMK dampaknya sangat merugikan peternak.









