Persaingan Calon Rektor Unila Mengerucut Pada Tiga Nama, Budiyono Unggul Sementara Raih 22 Suara

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, BANDARLAMPUNG – Persaingan menuju kursi Rektor Universitas Lampung (Unila) periode 2027–2031 mengerucut pada tiga nama. Dr. Budiyono, SH, MH, unggul dalam penyaringan calon rektor setelah meraih 22 suara dalam sidang senat Unila, Kamis (29/10/2026).

Dua calon lainnya yang lolos ke tahap berikutnya yakni Prof. Dr. Warsito, SSi, DEA, dengan 15 suara dan Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, SKed, MKes, yang memperoleh tujuh suara.

Penyaringan tersebut berlangsung dalam sidang senat di lantai 2 Gedung Rektorat Unila. Sementara itu, tiga calon lainnya masing-masing hanya memperoleh satu suara.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unila, Prof. Dr. Muhammad Akib, mengatakan tahapan penilaian dan penetapan tiga calon rektor telah selesai dilaksanakan.

“Proses penyaringan sudah selesai pada hari ini. Ya, penyaringan tahap akhir sudah selesai hari ini. Istilah di dalam peraturannya adalah penilaian dan penetapan tiga calon rektor,” kata Akib.

Ia menjelaskan, seluruh rangkaian penilaian berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Para anggota senat maupun calon rektor dinilai menjalani proses tersebut secara elegan.

Setelah penyaringan rampung, panitia menyerahkan kelanjutan tahapan pemilihan kepada Ketua Senat Unila.

Selain menetapkan tiga calon yang lolos, panitia juga menggelar pengundian nomor urut. Hasilnya, Prof. Asep Sukohar mendapatkan nomor urut satu, Prof. Warsito nomor urut dua, sedangkan Dr. Budiyono nomor urut tiga.

Akib menegaskan, nomor urut tersebut merupakan hasil pengundian dan tidak berkaitan dengan jumlah suara yang diperoleh masing-masing calon dalam sidang senat.

“Ini nomor urut calon, bukan perolehan suara terbanyak tadi,” jelasnya.

Tahapan selanjutnya, panitia bersama Ketua Senat Unila dijadwalkan menyerahkan hasil penilaian kepada kementerian di Jakarta pada pekan depan.

Menurut Akib, kementerian akan melakukan penilaian terhadap ketiga calon, termasuk dari aspek integritas, sebelum menentukan jadwal pemilihan rektor tahap akhir.

“Setelah proses hari ini selesai, sementara saya kembalikan kepada Ketua Senat untuk dilanjutkan pada tahapan berikutnya. Insya Allah kami minggu depan ke Jakarta untuk menyerahkan hasil penilaian pada hari ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, jadwal pemilihan tahap akhir belum ditetapkan karena masih menunggu keputusan kementerian. Setelah jadwal ditentukan, Unila akan melanjutkan proses pemilihan sesuai tahapan yang berlaku.

Dalam sidang tersebut, sebanyak 47 dari total 48 anggota senat hadir. Satu anggota lainnya tidak dapat mengikuti sidang karena sakit.

Dengan hasil penyaringan ini, Budiyono, Warsito, dan Asep Sukohar menjadi tiga kandidat yang melanjutkan proses pemilihan Rektor Unila periode 2027–2031. Ketiganya kini menunggu penilaian kementerian dan penetapan jadwal pemilihan tahap akhir.

Penulis: EliEditor: Roni
  • Bagikan