LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG – Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung mulai memperketat pemantauan terhadap sejumlah titik rawan banjir dan penyediaan air di area pertanian.
Kepala Dinas PSDA Lampung, Budhi Darmawan, menyampaikan bahwa secara umum persediaan air untuk kebutuhan pertanian masih aman. Senin (24/11/2025).
Dalam hal ini, kewaspadaan tetap ditingkatkan karena curah hujan berpotensi membawa dampak banjir yang dapat merusak area persawahan.
“untuk persedian air insyaallah cukup dengan adanya hujan. Yang kita antisipasi pasti apabila terjadi bencana banjir sehingga merusak dan masuk kesawah,” tuturnya
Ia menambahkan, Puncak musim hujan sendiri diperkirakan terjadi pada bulan depan, sebagaimana informasi dari BMKG.
Ia menegaskan, sebagai langkah antisipasi PSDA melakukan Operasi Pemeliharaan (OP) untuk meninjau lokasi-lokasi yang dinilai Rawan.
“Kalo kita melihat trend nya di tahun lalu curah hujan nya lebih besar di tahun lalu mudahan tahun ini tidak ada yang merusak,”ujarnya
Selain itu, beberapa wilayah seperti Tanggamus, Lampung Selatan, dan Pesisir Barat masih tercatat memiliki titik irigasi yang terdampak banjir sebelumnya, termasuk tanggul jebol akibat luapan sungai. PSDA kini tengah menyiapkan agenda pemeliharaan lanjutan di daerah tersebut.
“jadi kita juga sedang mensiapkan untuk op nya yang dampak dari banjir yang lalu ,” kata Budhi.








