Wabup Tanggamus Buka Pelatihan Buat Gula Semut

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, TANGGAMUS- Wakil Bupati (Wabup) Tanggamus, AM. Syafi’i, membuka pelatihan membuat gula semut berbahan dasar gula aren oleh Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tanggamus di Aula Serumpun Padi Kecamatan Gisting, Rabu (1/12).

AM. Syafi’i berharap agar pelatihan ini akan mampu menambah pengetahuan, inovasi, dan kreativitas para ibu dalam memanfaatkan hasil sumber daya alam, berupa gula aren berasal dari pohon aren (nira) untuk membuat makanan berupa gula semut.

“Setelah kegiatan ini berakhir, para akan mampu mempraktikan di rumahnya masing masing. Ilmu yang nanti didapatkan dari narasumber pasti akan sangat bermanfaat dalam kehidupan kita,” katanya.

Untuk itu, ia sangat mengapresiasi kegiatan Tim Pokja II TP PKK Kabupaten Tanggamus ini dalam bentuk pelatihan pembuatan gula semut yang berbahan pangan lokal yaitu dari gula aren.

Menurutnya, output dari hasil olahan dari gula semut itu dapat meningkatkan pendapatan ekonomi yang lebih hingga terus didorong agar pemasarannya lebih dikembangkan dan maju.

“TP PKK harus terus aktif melaksanakan kegiatan yang menunjang pemberdayaan perempuan untuk mewujudkan ketahanan keluarga, sesuai dengan tuntunan zaman yang semakin kompleks,” ujarnya.

Ketua TP PKK Tanggamus, Hj. Sri Nilawati, mengatakan, pelatihan membuat gula semut fokus pada persediaan bahan pangan lokal, yaitu dari gula aren. Persediaan bahan itu cukup begitu melimpah dan beberapa kecamatan jadi sentra produksi gula aren.

“Strategi TP PKK ialah pengembangan dan pengolahan bahan baku hasil alam yang banyak kita miliki. Juga kampanye kita dalam upaya meningkatkan nilai tambah hasil kekayaan alam di Tanggamus,” kata dia.

Sejalan dengan ini, TP PKK bersama Dinas Kesehatan, Dinas PMD dan Dinas Koperindag UMKM bekerja sama dalam pelatihan. Ini merupakan program kerja (Pokja) II TP PKK Tanggamus Tahun 2021 dan Program Unggulan bidang UP2K.

“Pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan tata cara membuat gula semut yang berkreasi dan menarik. Juga meningkatkan kapasitas ibu-Ibu dalam mengisi waktu luang untuk menambah ekonomi keluarga dan bermanfaat bagi kesehatan kita,” ucap Sri.

  • Bagikan