LAMPUNGONE.CO, BANDARLAMPUNG- 16 Warga Kota Bandar Lampung menerima bantuan kesehatan dan bantuan musibah dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana.
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di ruang rapat Walikota Bandarlampung, Jumat (27/2/2026).
Berdasarkan laporan daftar calon penerima bantuan, tercatat sebanyak 16 warga menerima bantuan dengan total anggaran Rp88.500.000.
Bantuan tersebut mencakup biaya pengobatan dan akomodasi, serta santunan bagi korban kebakaran, angin kencang, puting beliung, dan pohon tumbang.
Dua penerima bantuan pengobatan terbesar masing-masing menerima Rp 20 juta untuk biaya pengobatan dan transportasi.
Selain itu, sejumlah warga di wilayah Batu Putuk, Keteguhan, Panjang Selatan, hingga Kangkung juga mendapat bantuan akibat rumah rusak tertimpa pohon dan terdampak angin kencang.
Bantuan untuk korban kebakaran juga disalurkan dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp 2,5 juta hingga Rp 5 juta, disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang dialami.
Eva Dwiana menegaskan bahwa pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana maupun kondisi darurat kesehatan.
Hal ini disampaikannya menyusul penyaluran bantuan kepada warga yang terdampak angin puting beliung, kebakaran, hingga rumah tertimpa pohon akibat cuaca buruk beberapa waktu lalu.
“Harapan kita, apa yang kita berikan bantuan ini, insyaallah pengobatan bisa berjalan dengan baik, lancar, dan anak-anaknya sehat,” ujar Eva Dwiana, saat diwawancarai usai pemberian bantuan, di ruang kerjanya, kantor Pemkot Bandar Lampung, Jumat (27/2/2026).
Tak hanya fokus pada perbaikan hunian warga terdampak bencana, Pemkot juga memprioritaskan layanan kesehatan.
Program pengobatan rutin disebut terus berjalan dan menyasar seluruh lapisan masyarakat di Kota Bandar Lampung.
Bahkan, perhatian khusus diberikan kepada anak-anak dan balita, termasuk seorang bayi yang belum genap berusia satu bulan dan kini tengah menjalani perawatan.
Eva Dwiana menegaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap laporan masyarakat.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam meningkatkan kesejahteraan serta perlindungan sosial masyarakat, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.








