LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG – Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menanggapi kondisi Jembatan Budi Utomo di wilayah Metro yang mengalami longsor ringan, meski belum sebulan rampung, Selasa (06/01/2026).
Ia menjelaskan, bahwa longsor terjadi karena air hujan masuk ke dalam struktur batu penahan tanah di sekitar jembatan,
sehingga menyebabkan pergeseran tanah.
“Air masuk ke batu penahan tanah, akibatnya bergeser. Sekarang sedang kita perbaiki supaya air tidak masuk lagi dan tanah tidak bergeser,” ujarnya.
Dalam hal ini, perbaikan jembatan tersebut masih menjadi tanggung jawab pihak kontraktor dan saat ini sudah dalam proses penanganan oleh Dinas Bina Marga Provinsi Lampung bersama pelaksana pekerjaan.
Penanganan difokuskan pada penguatan struktur penahan tanah serta perbaikan sistem drainase agar kejadian serupa tidak kembali terulang, terutama di tengah tingginya intensitas hujan.
“Alhamdulillah sedang diperbaiki dan kemarin sudah kita buka kembali, sudah bisa dipakai,” tuturnya.
Jembatan Budi Utomo Metro telah kembali dibuka dan dapat dilalui masyarakat dengan aman, sembari proses penyempurnaan perbaikan terus dilakukan oleh Dinas Bina Marga Provinsi Lampung.








