Komisi VII DPR RI Dorong Penambahan Kawasan Industri dan Pengembangan Pariwisata di Lampung

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG-

Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan reses dengan tema “Kebijakan Peningkatan Bidang Perindustrian, Pariwisata, UMKM, dan Ekonomi Kreatif serta Sarana Publikasi di Provinsi Lampung.” di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Kamis (23/4/2026).

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim, menjelaskan sejumlah kesimpulan hasil kunjungan kerja yang dilakukan kepada awak media, ia menjelaskan terdapat berbagai aspirasi strategis yang menjadi perhatian bersama, khususnya di sektor industri, pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM.

Di sektor industri, salah satu poin utama adalah dorongan penambahan kawasan industri di Lampung. Dari lima kawasan yang direncanakan, salah satunya disepakati berada di wilayah Way Kanan, sementara empat lainnya akan ditindaklanjuti.

“Ada beberapa aspirasi berkait dengan bidang industri. Tadi minta untuk kebijakan kawasan industri di Lampung. Tambahan tadi kita sepakati,” katanya.

Pada sektor pariwisata, pembahasan mencakup pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Pesawaran dan Lampung Selatan. Selain itu, pemerintah pusat melalui kementerian terkait disebut memberikan respons positif terhadap usulan daerah, termasuk kemungkinan pemberian insentif seperti tax holiday, meski tetap memerlukan harmonisasi regulasi lebih lanjut.

Di bidang UMKM dan ekonomi kreatif, Chusnunia menekankan pentingnya pembentukan sistem holding atau agregator untuk menghimpun produk UMKM agar memiliki skala ekonomi yang lebih besar dan mampu menembus pasar ekspor.

“UMKM perlu didorong agar tidak berjalan sendiri-sendiri. Dengan adanya agregator, produk bisa dikumpulkan sehingga memiliki kapasitas untuk memenuhi permintaan pasar, termasuk ekspor,” tuturnya.

Sementara itu, hilirisasi komoditas singkong juga menjadi perhatian, termasuk pengembangan produk turunan seperti Modified Cassava Flour (Mocaf). Komisi VII DPR RI mendorong Kementerian Perindustrian untuk membuka peluang investasi dan pengembangan industri turunan singkong di Lampung.

“Singkong tadi kita juga dorong, Pak Gubernur berharap ada hilirisasi Singkong. Salah satunya Mocaf. Tadi kita usulkan kepada Kementerian Industri untuk mendorong apakah itu investasi atau pengembangan Industri Singkong tambahan selain dibuat tapioka dan Mocaf,” tegasnya.

Penulis: RlsEditor: Roni
  • Bagikan