LAMPUNGONE.CO, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Ketahanan Pangan akan membagikan 65 ribu paket beras kepada masyarakat yang terdampak kenaik Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota setempat.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung Kadek Sumarta saat dimintai keterangan, Rabu (26/10/2022).
“Kemarin sudah rapat bersama pimpinan (Walikota) mengagendakan pembagian beras kepada masyarakat yang berdampak atas kenaikan BBM,” ujarnya.
Ia mengatakan, pihaknya mendapatkan anggaran 3,7 Miliyar untuk pembagian beras. Dan ini akan dilakukan dengan 2 tahap.
“Khusus untuk Dinas Pangan itu dianggarkan kurang lebih 65 ribu paket 3,7 miliyar. Sehingga itu di bagi dalam 2 tahap, tahap pertama tanggal 29 oktober 2022 kurang lebih 30 ribu paket dan tahap kedua tangga 9 Desember 2022. Untuk bulan November nya ini dari dinas sosial,” jelasnya.
Ia juga menerangkan, dari 65 ribu paket beras tersebut akan di sebar ke seluruh kecamatan yang ada di Bandar Lampung.
“Keseluruhan kecamatan berdasarkan jumlah penduduk dan jumlah kelurahannya. Jadi tidak merata atar satu sama lain yang jumlah penduduknya sedikit dan jauh lebih besar. Daerah yang rata-rata sosial ekonominya menengah ke atas jelas lebih beda dibanding dengan daerah pesisir dan sosial pekerja juga lebih di utamakan,” tuturnya.
Ia juga mengatakan, untuk kriteria penerima bantuan ini pihaknya meminta bantuan kepada Kelurahan dan Kecamatan dalam pengumpulan data penduduk
“Dalam rangka untuk mencari data, data ini kan harus update dan kita memisahkan antara data yang ada di sosial dengan data yang kita minta dari kecamatan dan kelurahan, data sosial kan ada yang sudah menerima blt ada yang sudah menerima pkh. Jangan sampai dari dinas pangan mengambil data itu juga sehingga orang yang dapat hanya itu-itu saja sedangkan kita ini adalah data yang terupdate,” pungkasnya.









