LAMPUNGONE.CO,BANDARLAMPUNG-Provinsi Lampung, tepatnya di Kota Bandarlampung, masuk ke dalam rancangan 50 kota prioritas sebagai Kota Metropolitan Perdagangan, hal ini di sampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum Indonesia Dody Hanggodo, Rabu (22/10/2025).
Menanggapi hal tersebut, Sekertaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan menyampaikan apresiasi dan kebanggan atas terpilihnya Kota Bandarlampung.
“Kita sebenarnya belum menerima penetapan resminya terhadap kota Bandarlampung. Tapi pada prinsipnya, tentunya kita mengapresiasi dan tentunya bangga ya bahwa Bandarlampung menjadi bagian dari kota-kota yang ada di Indonesia untuk dikembangkan dalam sektor perdagangan,” tutur Marindo.
Ia menjelaskan, setelah penetapan resmi di terima, Pemerintah Provinsi Lampung akan menindaklanjuti dengan menyesuaikan arahan Pemerintah Pusat.
“Memang selama ini pun, Bandarlampung sebagai ibu kota Provinsi lampung, itu kita dorong sebagai pusat perdagangan, sebagai pusat kegiatan nasional, sehingga ekonomi itu berputar di ibu kota Provinsi lampung, yaitu Bandarlampung. Maka event-event seni, budaya, olahraga, dan semua kegiatan perdagangan itu lebih muncul ada di Kota Bandarlampung,” jelasnya.
Sekda berharap dukungan dari pemerintah pusat, baik dari sisi kebijakan maupun regulasi, dapat memperkuat langkah pengembangan Bandarlampung sebagai kota metropolitan perdagangan.
“Nah ke depan kita berharap ini benar-benar terrealisasi, sehingga dukungan pemerintah pusat pastinya, baik dari sisi kebijakan, regulasi tentang perdagangan, itu akan dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Dan pemerintah Provinsi lampung akan menindakan lanjutinya,” ungkapnya.
Selain itu ia juga menjelaskan pentingnya sinergi wilayah penyangga seperti Pesawaran, Metro, dan Pringsewu serta kecamatan-kecamatan di sekitar kota seperti Panjang, Way Halim, dan Korpri sehingga diberikan perkuatan di sana.








