Anggota DPRD Bandar Lampung Heti Friskatati Gelar Sosialisasi Pancasila

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO, BANDARLAMPUNG– Anggota Komisi II DPRD Kota Bandar Lampung, Heti Friskatati, menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) bersama masyarakat di Kelurahan Gunung Terang, Kecamatan Langkapura, Minggu (8/3/2026), yang dihadiri ratusan warga dari berbagai kalangan.

Kehadiran srikandi dari Fraksi Partai Golkar tersebut tidak hanya untuk menyampaikan materi sosialisasi, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi serta mendengar langsung aspirasi masyarakat.

Heti mengaku terkejut sekaligus bangga melihat antusiasme warga yang memadati lokasi kegiatan. Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan semangat untuk memperkuat kebersamaan dan nilai kebangsaan masih sangat kuat.

“Saya sangat mengapresiasi semangat warga hari ini. Sosialisasi ini bukan hanya soal materi di atas kertas, tetapi bagaimana kita mempererat silaturahmi dan menghidupkan kembali roh kebersamaan,” ujarnya.

Dalam suasana bulan suci Ramadan, Heti mengajak masyarakat tidak hanya menghafal Pancasila, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyoroti pentingnya Sila Kedua sebagai landasan untuk memperkuat empati dan budaya saling menolong.

“Gotong royong adalah ciri khas kita yang tidak boleh luntur. Apalagi di bulan puasa seperti sekarang, momennya sangat tepat untuk saling membantu dan menjaga lingkungan agar tetap kondusif,” tambahnya.

Selain menyampaikan materi ideologi kebangsaan, Heti juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari persoalan infrastruktur hingga kesejahteraan warga.

Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan perjuangan di lembaga legislatif.

Kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut juga menghadirkan dua narasumber, yakni jurnalis senior amhari dan penasihat hukum Ansori WK, yang memberikan pemaparan mengenai pentingnya wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat di era modern. (*)

 

  • Bagikan