Kadis PSDA Sebut Butuh 13 Embung dan Kolam Retensi di Wilayah Kota untuk Penanganan Banjir

  • Bagikan

LAMPUNGONE.CO- BANDAR LAMPUNG – Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung, Budi Darmawan menjelaskan dibutuhkan sebanyak 13 Embung dan kolam retensi diberbagai Wilayah kota untuk penanganan banjir, Selasa (10/03/2026).

Budi menjelaskan, Embung Kemiling merupakan salah satu embung yang telah dibangun dan berfungsi menahan debit air hujan yang besar.

“Jadi kalau yang baru yang kita bangun kan yang dikemiling. Nah itu kan memang airnya itu besar sekali. Kalau pas hujan lompat bisa ke sana, airnya berat sekali. Kita tahan, kemudian dilimpaskan pelan-pelan itu ke bawah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk pembangunan embung akan tersebar di beberapa wilayah strategi mulai dari hulu hingga hilir aliran sungai, untuk wilayah hulu kawasan Kemiling dan Batu Putu dinilai strategis karena berada di bagian atas aliran air.

Sementara untuk wilayah tengah kota, daerah Tanjung Senang dan Sukarame juga menjadi pertimbangan. Adapun untuk wilayah hilir, kawasan Panjang dan sekitarnya dinilai memungkinkan apabila tersedia lahan yang dapat dimanfaatkan.

Selain pembangunan embung, Pemerintah Provinsi Lampung juga melakukan program pembuatan lubang resapan biopori di lingkungan rumah. Program ini diharapkan mampu meningkatkan daya serap air tanah sehingga dapat mengurangi genangan saat hujan deras.

Budi mengatakan, pada tahun ini telah menganggarkan pembuatan sekitar 1.000 titik biopori di Kota Bandar Lampung. Program tersebut juga diharapkan dapat diperluas dengan melibatkan dunia usaha dan masyarakat.

“Kalau ini dimasifkan tidak hanya oleh pemerintah, misalnya bisa mencapai 50 ribu sampai 60 ribu titik akan ada dampaknya pemerintah provinsi juga berencana menganggarkan hingga 100 ribu titik biopori ,” ujarnya.

Penulis: MiraEditor: Roni
  • Bagikan